Investasi Reksadana Syariah Untuk Pemula

 Apakah sekarang Kamu mengkhawatirkan kesejahteraan finansial di masa depan? Kondisi ekonomi negara yang kelihatan terus susah membikin tak sedikit orang berpikir bagaimana menginvestasikan sertaa supaya finansial di masa depan terjamin. Investasi ini dapat menjadi solusi untuk persoalan keuangan Anda.

Investasi Reksadana Syariah Untuk Pemula



Buat Kamu yang tetap berumur produktif dalam bekerja serta mempunyai penghasilan tetap, memikirkan kecukupan finansial di hari tua tanpa repot wajib bekerja keras sebaiknya telah saatnya Kamu pikirkan. Kamu dapat menyisihkan sebagian gaji Kamu serta menginvestasikannya. Tak sedikit sekali opsi untuk menginvestasikan uang, salah satunya merupakan investasi yang bernama reksadana.

Investasi melewati reksadana ada dua tipe yaitu dengan cara konvensional alias syariah. Pada umumnya, umat muslim bakal lebih memilih investasi yang berlabel syariah sebab diinginkan setiap aturan serta kebijakannya telah sesuai dengan syariat Islam. Tidak hanya itu, ada berbagai kelebihan berinvestasi memakai reksadana syariah.

 Aman serta Mudah
Dana yang Kamu investasikan melewati reksadana syariah bakal dikelola oleh manager investasi yang telah sangat paham dengan pekerjaannya untuk mengelola serta memutar sertaa yang Kamu investasikan. Sertaa investasi Kamu juga disimpan di Bank Kustodian jadi aman alias tak bakal hilang.

Agen yang menjual investasi reksadana syariah juga ada yang berbasis online. Jadi, Kamu dapat mulai registrasi alias membikin akun melewati handphone. Kamu tak butuh repot mengantri di kantor.

Nominal Kecil
Anda ingin investasi di reksadana syariah namun sertaa terbatas? Bahkan di market place yang lumayan populer menerima investasi mulai dari sepuluh ribu rupiah. Menggiurkan, bukan?

Keuntungan dalam Jangka Panjang
Sebagai investor, Kamu dapat memilih investasi dalam jangka singkat (satu tahun), menengah (tiga hingga lima tahun), serta jangka panjang (di atas lima tahun). Jangka waktu investasi ini terbukti terkesan lama, namun pertumbuhannya lumayan besar. Nantinya, Kamu dapat memakai keuntungan dalam investasi untuk kebutuhan-kebutuhan yang membutuhkan sertaa yang lumayan besar semacam membangun rumah, anggaran pendidikan, sertaa pensiun, serta lain sebagainya.

Masuk Daftar Efek Syariah
OJK memasukkan investasi syariah ke dalam Daftar Efek Syariah (DES). Sementara reksadana konvensional hanya tercantum dalam Daftar Efek Biasa. Jadi ada verifikasi dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bakal mengawasi kehalalan dari keuntungan yang diperoleh oleh pemilik modal alias investor.

Proses Cleansing
Dalam investasi reksadana syariah, ada proses cleansing yaitu pembersihan terhadap sertaa-dana yang dikhawatirkan dari sisi kehalalannya. Oleh sebab itu, keuntungan yang diperoleh investor reksadana syariah bakal disalurkan ke sertaa-dana yang bersifat amal terlebih dahulu.

Akad yang Dipakai
Ada dua akad yang dipakai dalam investasi syariah ini yaitu akal wakalah serta mudharabah. Akad wakalah dipakai sebab pihak investor mewakilkan kekuasaan mereka terhadap manager investasi. Sementara wakad mudharabah merupakan perjanjian dimana investor mengandalkan sertaanya untuk dikelola orang lain. Keuntungan dari pengelolaan ini dibagi dua serta kemenyesalan bakal ditanggung shahib maal.

Fatwa MUI
Sebagai pedoman pelaksanaan investasi syariah, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengeluarkan fatwa nomor No. 20/DSN-MUI/IV/2001

Resiko Rendah
Resiko meperbuat investasi reksadana syariah cenderung lebih rendah dibandingkan reksadana konvensional. Di sini, perusahaan yang ingin memasukkan sahamnya ke dalam DES wajib mempunyai hutang yang lebih kecil dari aset. Perusahaan semacam ini biasanya merupakan perusahaan yang sehat. Sahamnya diinginkan mempunyai return yang keren serta perputaran labanya lebih stabil jadi perusahaan sanggup melunasi hutangnya. Jadi, Kamu telah tahu kan keuntungan apabila meperbuat investasi syariah? Selamat mencoba serta semoga sukses.

Comments

Popular Posts